kirim email dapet duit

paypermails.com

Selasa, 27 Mei 2008

Page rank Turun

Hore potong tumpeng page rank nya naik wakakkacelebrate

eh salah liat page rank nya turun aaargh, potong kabel nya.
:waaah: ya memang sudah seharusnya Pr blog akan turun apabila tidak di update contohnya blog ini nih. Ya minimal blogger harus rajin memposting blognya seminggu sekali dan memasukkan tautan dari blog lain biar pr na naik.
Memang akhir ini banyak blog seleb yg pada turun PR na, seperti blognya kang agus yang di Edittag.blogspot.com atau juga blog kang rohman yang kolom-tutorial.blogspot.com
Jadi ini pertanda apakah ?
apakah kiamat sudah dekat
:siga:
silahkan blogger merenung dan memperbaiki diri masing masing

:devilishgrin:

Museum

Sobat pernah jalan-jalan ke museum, mungkin yang pernah terbayangkan di benak saya museum tempat yang sepi, gedungnya besar, angker, ada penunggunya hiii ceremsetan, tapi berbeda ceritanya kalau kamu jalan ke museum bersama doi, kekasih pujaan hati yang selalu di ati selama-lamanya.:ayokona: . Museum itu seperti istana yang megah dengan foto-foto pahlawan yang membuat kamu merasa kembali ke zaman dulu. Semangat nasionalis kamu kembali berkobar dengan adanya hari kebangkitan nasional.::(

dah ah

berikut ini saya berikan museum museum di Jakarta.

1. Dikutip dari (benda budaya)
Museum Fatahillah
Dibangun tahun 1620, dengan menempati areal seluas 13 ribu meter persegi, Bangunannya bergaya arsitektur kuno abad ke-17 yang terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara. jaman VOC, gedung ini bernama Stadhuis atau Stadhuisplein yang digunakan oleh pemerintahan Belanda sebagai gedung Balaikota, pusat pemerintahan Belanda saat masih berkuasa di Indonesia hingga akhirnya pada tanggal 30 Maret 1974, oleh pemerintah Indonesia, gedung ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah.
Terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat, museum ini menyimpan banyak hal yang bisa diceritakan dari masa lalu. Mulai dari perjalanan sejarah Jakarta, hasil penggalian arkeologi di kawasan Jakarta, mebel antik dari abad ke-18, keramik, gerabah, hingga batu prasasti. Koleksi-koleksi ini terdapat di berbagai ruang, seperti Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung, dan Ruang MH Thamrin. Terdapat juga berbagai koleksi tentang kebudayaan Betawi, numismatik, dan becak. Bahkan kini juga diletakkan patung Dewa Hermes(menurut mitologi Yunani, merupakan dewa keberuntungan dan perlindungan bagi kaum pedagang) yang tadinya terletak di perempatan Harmoni dan meriam Si Jagur yang dianggap mempunyai kekuatan magis.

Di masa lalu, selain berfungsi sebagai Balaikota, bangunan ini juga dijadikan sebagai penjara. Terdapat bekas penjara bawah tanah yang dulunya digunakan untuk menjebloskan orang-orang yang melanggar aturan hukum pemerintah Hindia Belanda. Konon, pejuang-pejuang Indonesia seperti Pangeran Diponegoro, pernah menghuni penjara ini. Tanah lapang di depan bangunan Museum Sejarah Jakarta, dikenal dengan nama Taman Fatahillah, merupakan saksi bisu tempat dilaksanakannya eksekusi hukuman gantung bagi ribuan orang Cina yang terlibat dalam pemberontakan melawan Belanda tahun 1740.

Museum Fatahillah hanyalah salah satu di antara makin langkanya bangunan tua dan bersejarah di Ibu Kota, yang menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Indonesia terhadap pemerintah Belanda saat itu. Bangunan Museum Fatahillah ini, menorehkan banyak kenangan bagi mereka yang pernah tinggal, maupun yang hanya singgah di Jakarta tempo doeloe. Hingga kini museum ini masih dikunjungi. Tak hanya oleh wisatawan lokal, namun juga oleh wisatawan mancanegara, khususnya wisatawan Eropa.

Museum ini dibuka setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 09.00-15.00 wib. Sedangkan museum ini ditutup untuk umum setiap hari Senin dan hari besar.

Dikutip dari (Nusaku)

2. Museum Joang '45, Jl. Menteng Raya no. 31, Jakarta Pusat (dikutip dari Museum kita)
Gedung Museum Joang 45 dibangun tahun 1938. Pertama kali difungsikan sebagai hotel mewah dengan nama Hotel Schomper. Pada jaman pendudukan jepang gedung ini dipakai sebagai Pusat Pendidikan Politik yang kemudian dikenal dengan nama asrama Angkatan Baru Indonesia. Pengajar pada Pusat Pendidikan Politik ini antara lain adalah Ir. Soekarno, drs. Mohammad Hatta, Moh. Yamin, Mr Soenaryo dan Mr. Ahmad Subarjo.

Tokoh-tokoh pemuda seperti Sukarni, Chairul Saleh, Adam Malik, dan AM Hanafi pernah bermarkas disini, mereka dikenal sebagai Pemuda menteng 31, para pengajar dan pemuda Menteng 31 bahu membahu merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Untuk mengenang peranan mereka yang sangat besar pada kisaran tahun 1943-1945, dan untuk melestarikan semangat juang bangsa, gedung ini pada tanggal 19 Agustus 1974 diresmikan sebagai Museum Joang ‘45.

Alamat
Jl. Menteng Raya 31 Jakarta
Telp. 3909148 Fax. 3923185

Jadwal Kunjungan
Selasa s/d Kamis : 09.00 - 15.00 WIB
Jumat : 09.00 - 14.30 WIB
Sabtu : 09.00 - 12.30 WIB
Minggu : 09.00 - 15.00 WIB

Harga Tiket
Dewasa : Rp.3000/orang
Rombongan dewasa : Rp.1500/orang
Mahasiswa : Rp.1000/orang
Rombongan mhs : Rp. 750/orang
Anak-anak pelajar : Rp. 650/orang
Rombongan anak-anak : Rp. 500/orang



3. Museum Wayang, Jl. Pintu Besar Utara No. 27, Jakarta Barat

4. Museum Seni Rupa dan Keramik, Jl. Pos Kota No. 2, Jakarta Barat
5. Museum Tekstil, Jl. KS Tubun No. 4, Jakarta Barat, Telepon & Faks : (021)5606613.
6. Museum Bahari, Jl. Pasar Ikan No. 1, Jakarta Utara.
7. Museum Taman Prasasti, Jl. Tanah Abang I, Jakarta pusat
8. Gedung M.H. Thamrin, Jl. Kenari II/15, Jakarta Pusat
9. Museum Sumpah Pemuda, Jl. Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat
10. Museum Kebangkitan Nasional, Jl. Abdurachman Saleh No. 26, Jakarta Pusat
11. Museum Nasional, Jl. Merdeka Barat No. 12, Jakarta Pusat
12. Monumen Nasional, Jl. Silang Monas, Jakarta Pusat
13. Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jl. Imam Bonjol No. 1, Jakarta Pusat
14. Museum ABRI "Satriamandala" , Jl. Jend. Gatot Subroto No. 14, Jakarta Selatan
15. Museum Waspada Purbawisesa, Jl. Jend. Gatot Subroto No. 16, Jakarta Selatan
16. Museum Ahmad Yani "Sasmitaloka" , Jl. Lembang No. 58, Jakarta Pusat
17. Monumen Pancasila Sakti, Jl. Raya Pondok Gede Lubang Buaya, Jakarta Timur
18. Museum TNI AU "Dirgantara Mandala", Jl. Jend. Gatot Subroto No. 27, Jakarta Selatan
19. Museum TNI AL "Loka Jala Srana", Cilangkap, Jakarta Timur
20. Museum POLRI, Jl. Trunojoyo No. 1, Jakarta Selatan
21. Museum Keprajuritan Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah
22. Museum Perangko Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah
23. Museum Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah
24. Museum Asmat, Taman Mini Indonesia Indah
25. Museum Fauna Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah
26. Museum Olah Raga, Taman Mini Indonesia Indah
27. Museum Purnabhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah
28. Museum Minyak dan Gas Bumi, "Graha Widya Patra" Taman Mini Indonesia Indah
29. Museum Telekomunikasi, Taman Mini Indonesia Indah
30. Museum Istana Kepresidenan "Puri Bhakti Renatama", Jl. Veteran No. 16,Jakarta Pusat
31. Museum Manggala Wanabhakti, Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan
32. Museum Adam Malik, Jl. Diponegoro No. 29, Jakarta Pusat
33. Museum Serangga, Taman Mini Indonesia Indah
34. Museum Pusaka, Taman Mini Indonesia Indah
35. Museum Transportasi, Taman Mini Indonesia Indah
36. Bentara Budaya Jakarta, Jl. Palmerah Selatan No. 17, Jakarta Barat
37. Tosan Aji Jl. Kwitang, Jakarta Pusat
38. Pra Museum Onrust, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara